Indonesian (Indonesia)English (United Kingdom)

Jajak Pendapat

Setujukah anda dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau dalam Program Pembangunan Sumber Daya Manusia
 

Pulang Pisau dalam Gambar

Sabut Kelap...
Image Detail
Designed by:
Penanganan Jembatan Ambruk PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh admin   
Rabu, 10 Maret 2010 15:00

Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatikan kabupaten Pulang Pisau sudah menurunkan satuan kerja di Kecamatan Kahayan Kuala untuk membantu memulihkan arus tranportasi setelah jembatan yang menghubungkan Bahaur-Cemantan terputus dua pekan lalu. Untuk sementara, penanganan jembatan itu masih dilakukan  secara gotong royong bersama masyarakat.

 

Saat ini dampak ambruknya jembatan itu tidak berlangsung lama karena sudah ada penanganan yang dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat setempat dengan membangun jembatan darurat, meski jembatan tersebut belum bisa dilalui kendaraan berat. Satuan kerja yang diturunkan bersama masyarakat menggunakan sisa-sisa jembatan yang masih bisa digunakan untuk mengupayakan jembatan darurat secara swadaya.

 

 

Selanjutnya,  dalam penanganan masalah jembatan itu Dishubkominfo juga melakukan koordinasi dengan instansi terkait lainnya, untuk mengamil langkah-langkah yang harus dilakukan kedepan, yakni bagaimana mengembalikan jalan darat Bahaur-Cemantan bisa terhubungnya kembali seperti sebelumnya. Jika dilakukan secara terpadu maka hasilnya penanganan terputusnya jalan darat itu bisa segera teratasi.

 

Sebelumnya Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pulang Pisau, H Idham SH yang datang meninjau langsung kondisi jembatan itu mengaku prihatin dan berharap kepada Pemerintah Kabupaten melalui dinas terkait untuk segera melakukan upaya-upaya diantaranya membangun jembatn daerurat sementara. Putusnya tranportasi ini, akibat ambruknya jembatan yang tidak kuat menahan Gulma dan kotoran sepanjang lebih dari 500 meter yang terseret arus dari eks lahan PLG.