Sholat Istisqa yaitu sholat yang meminta agar Tuhan menurunkan hujan, yang
semula direncanakan akan dilaksanakan Pemkab Pulang Pisau dengan menggandeng
Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kantor Departemen Agama pada Kamis (17/9)
akhirnya batal dilaksanakan karena sehari sebelum acara dilaksanakan hujan yang
cukup lebat mengguyur Pulang Pisau dan sekitarnya.
Akibat hujan tersebut sholat istisqa batal dilaksanakan dan diundur sampai
waktu yang tidak ditentukan. Ketua MUI Kabupaten Pulang Pisau Ustadz H Suriyadi
SPdI mengatakan apabila memang hujan kembali tidak turun dalam jangka waktu
sekitar 15 hari maka pihaknya tetap akan menggelar sholat istisqa, karena boleh
jadi hujan yang terjadi sehari sebelum dilaksanakannya acara adalah hujan
temporer dan tidak kontinyu.
”Nah, dengan sholat istisqa ini kita harapkan hujan secara kontinyu turun sehingga
bencana asap dan kebakaran hutan dan lahan tidak terjadi lagi.” kata dia.
Semula sholat istisqa akan dilaksanakan di halaman kantor bupati Pulang
Pisau pada Kamis pagi (17/9) namun karena hujan turun cukup deras sehingga
pihaknya membatalkan pelaksanaan sholat istisqa tersebut.